Saturday, October 29, 2011

Mendikte Tuhan

Akhir-akhir ini saya punya satu keinginan kuat.
Begitu kuatnya keinginan itu hingga saya selalu berdoa pada Tuhan untuk mengabulkan keinginan saya tersebut.
Setiap saat, setiap waktu.

Sampai barusan saya tersadar.
Kok saya seperti mendikte Tuhan?
Seperti memohon kepadanya, Dear Tuhan, pokoknya saya mau ini. SEKARANG JUGA!

Atau terkadang, saya malah seperti anak kecil yang membuntuti si ibu sambil memegangi roknya dan tak berhenti merengek demi mendapatkan sebutir permen.
Please God, please please please, pretty pleeeeaaaaseeee?

Padahal, siapa saya, dan siapa Tuhan?

Bukankah Dia sudah begitu baik memberikan saya nikmat yang tak terhitung banyaknya?
Bukankah Dia yang tahu mana yang terbaik untuk umat-Nya?
Bukankah Dia yang memiliki hak prerogatif untuk mengabulkan atau tidak permintaan seseorang?

Saya jadi malu.
For being so demanding and pushy. Atau bahkan, gak tau diri.

Pada akhirnya saya mengganti doa saya.
Saya memohon (ya .. saya masih saja meminta sesuatu..):

agar senantiasa saya dan keluarga diberikan yang terbaik,
juga kekuatan dalam setiap cobaan,
kesabaran yang beriring keikhlasan,
kesadaran untuk selalu bisa mensyukuri nikmat dan kebesaran-Nya,
dan kemampuan untuk menemukan hikmah dan pelajaran dibalik setiap situasi yang kami alami.

Amien.

No comments:

Post a Comment